Random

Kamis, 05 Juni 2014

Beternak ayam kampung untuk pemula





Beternak ayam kampung mugkin sudah tidak asing lagi di telinga kita sebagai masyarakat indonesia. Karena sudah banyak sekali orang-orang yang melakukan hal ini. kira-kira 80% orang-orang yang hidup di pedesaan khususnya memiliki ayam kampung yang dipelihara di rumahnya baik itu hanya 1 ekor ataupun 2 ekor ayam. masyarakat pedesaan biasanya berfikir dengan memelihara ayam kampung mereka dapat menggunakannya sebagai tabungan ketika sewaktu-waktu kehabisan uang belanja dan mereka dapat menjualnya. ataupun juga mereka berfikir dengan memelihara ayam kampung ketika ada sisa-sisa makanan seperti nasi atau sayur-sayuran mereka tidak khawatir akan mubadzir, karena mereka dapat memberikannya pada ayam-ayam tersebut. dan masyarakat pedesaan sendiri dalam pemeliharaannya lebih kearah tradisional, dengan cara ayam kampung diumbar begitu saja.
akan tetapi disisi lain kondisi indonesia saat ini permintaan akan produk ini (daging dan telur) tidak sebanding dengan tingkat produksi yang ada, sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengembangkan usaha beternak ayam kampung ini. selain pemeliharaannya yang mudah ayam kampung lebih tahan terhadap penyakit. dan untuk mengembangkan usaha ternak ayam kampung itu sendiri diperlukan beberapa hal berikut :

1. Bibit

langkah awal yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha beternak ayam kampung ini kita mula-mula harus paham akan kriteria bibit ayam yang sehat. karena bibit ayam memiliki kontribusi keberhasilan sebesar 30% sendiri dalam usaha ini. bibit ayam kampung (DOC) dapat diperoleh dengan cara : membeli DOC langsung dari pembibit, membeli telur tetas dan menetaskannya sendiri, atau membeli indukan untuk selanjutnya dikembangbiakan sendiri. dan adapun ciri-ciri dari DOC yang sehat diantaranya: dapat berdiri tegap, tidak cacar, mata bersinar, bulu bersih dan mengkilap, memiliki postur yg gemuh.

2. Pakan

untuk pakan sendiri juga memiliki kontribusi sebesar 30% untuk keberhasilan beternak ayam kampung ini. kita harus tahu berapa dosis yang perlu kita berikan kepada ayam kampung agar bisa diperkirakan dari segi ekonomis dan yang lainnya. walaupun pakan untuk ayam kampung sangat flexibel tidak serumit kalau kita beternak ayam pedaging atau ayam petelur kitapun harus mengetahui hal tersebut. adapun bahan pakan yang perlu diberikan antara lain : konsentrat, dedak, jagung, pakan alternatif seperti sisa dapur/warung, bihun BS, roti BS, dan sebagainya. yang terpenting dalam menakar pakan ternak yang perlu diperhatikan nutrisi ayam berupa protein kasar (PK) sebesar 12% dan energi metabolis (EM) sebesar 2500 kkal/kg.

adapun dosis/takaran yang perlu diberikan sebagai berikut:



  • 7 gram/per hari sampai umur 1 minggu
  • 19 gram/per hari sampai umur 2 minggu
  • 34 gram/per hari sampai umur 3 minggu
  • 47 gram/per hari sampai umur 4 minggu
  • 58 gram/per hari sampai umur 5 minggu
  • 66 gram/per hari sampai umur 6 minggu
  • 72 gram/per hari sampai umur 7 minggu
  • 74 gram/per hari sampai umur 8 minggu
sedangkan air diberikan secara tidak terbatas dan pada tahap perlu dicampur dengan tambahan vitamin+antibiotik.

3. Perkandangan
syarat kandang yang baik yaitu :
  • jarak kandang dari pemukiman minimal 5 m, tidak lembab, sinar matahari pagi dapat masuk, dan sirkulasi udara baik.
  • jaga kebersihan kandang dengan cara penyemprotan desinfektan yang teratur tanpa membahayakan ternak.
  • ukuran kandang lebar 4-8 m dan panjang tidak lebih dari 70 m dilapisi campuran sekam, serbuk gergaji, dan kapus pada lantai setebal -+ 15 cm. atap menggunakan genteng dan dikasih lubang yg cukup sebagai ventilasi udara.

4. Manajemen Pemeliharaan
pemeliharaanya ayam kampung dibagi menjadi dua fase, yaitu pada umur 1-4 minggu ayam dipelihara di kandang box dengan menggunakan pemanas suhu ruangan, dan pada fase kedua umur 5-8 minggu dikandang ren atau postal model pemeliharaan ayam boiler. 

sistem pemeliharaan ayam kampung dapat dilakukan dengan 3 cara :
  • Ekstensif /tradisional (diumbar), tanpa ada kontrol pakan dan kesehatan
  • Semi intensif (disediakan kandang dengan halaman berpagar), ada kontrol pakan dan kesehatan ternak akan tetapi tidak ketat
  • Intensif (dikandangkan seperti ayam ras), ada kontrol pakan dan kesehatan dengan ketat
untuk mengantisipasi dan memonitor ayam dari penyakit, disarankan untuk memakai cara yang ketiga, yaitu dengan cara intensif.

5. Pengendalian Penyakit

Hal yang tak kalah pentingnya adalah pengendalian penyakit. Kita semua akan setuju dengan statement “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan tindakan antara lain :
  1. Menjaga sanitasi lingkungan kandang, peralatan kandang dan manusianya
  2. Pemberian pakan yang fresh dan sesuai kebutuhan ternak
  3. Melakukan vaksinasi secara teratur
  4. Pemilihan lokasi peternakan di daerah yang bebas penyakit
  5. Manajemen pemeliharaan yang baik
  6. Kontrol terhadap binatang lain
demikian cara beternak ayam kampung pedaging, semoga dapat bermanfaat dan memberikan ilmu baru bagi kita untuk kedepannya bisa lebih baik lagi. sukses buat kita dan sukses buat indonesia..

SALAM BERBAGI...



Add to Cart More Info

Singkong sebagai pengganti beras

Singkong adalah salah satu jenis umbi-umbian yang terkenal akan sumber energi penghasil karbohodrat tetapi miskin akan protein. sumber protein yang bagus malah terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionina

Singkong banyak sekali dimanfaatkan manusia sebagai bahan pembuat tepung, baik tepung tapioka atau biasa dikenal dipasaran sebagai tepung kanji, tepung mocaf ( modified cassava flour ) dan tepung-tepung lainnya..

Di Jember ada seorang dosen fakultas teknologi pertanian universitas jember Prof Dr Ahmad Subagio, MAgr yang berhasil memberikan inovasi serta meningkatkan nilai jual singkong dengan cara merubahnya menjadi berbagai berbagai macam olahan makanan, yaitu salah satunya beras cerdas. 

beras cerdas adalah olahan pangan yang terbuat dari tepung mocaf. beras tersebut merupakan salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh prof subagio guna untuk mencari bahan pangan alternatif pengganti beras, namun memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dengan beras aslinya. beras cerdas sendiri memiliki kelebihan sebagai pengganti beras bagi orang-orang yang memiliki kebutuhan kusus seperti halnya orang yang terkena diabetes, kolesterol, jantung dan yang lainnya.

Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berkebutuhan khusus, harga beras cerdas bisa diatas Rp. 8.000 / kg. beras cerdas tersebut bisa lebih murah lagi kalau masyarakat hanya membeli tepung mocaf kemudian diolah sendiri. 

" kami masih akan terus melakukan kajian lagi terhadap mocaf dan beras cerdas ini, terutama dari sisi kesehatan" ujarnya. (www.antarajatim.com)


Editor : Luki Agung Prayitno
Add to Cart More Info